WBEnt x Seoul 2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Closed
New Topic
New Poll

 Shon Haera, Citizen/ Female/ 1996/ Done
Shon Haera
 Posted: Mar 18 2018, 01:32 PM
Quote
send pm // Offline
9 posts
22 years old
DJ at one of Seoul's radio station
ID: hae.ra
single
New Citizen

90 points
Awards: None


SHON HAERA
CITIZEN, Seoul 7 Mei 1996


BASIC PERSONALITY
Nama panggilan: Haera
Tinggi/berat (cm/kg): 168 cm/ 52 kg
Status: Belum menikah
Nama wali: -
Hobi: Merawat tanaman terutama houseplants. Mengoleksi katalog cara merawat tanaman hias. Menonton film, kebanyakan favoritnya adalah film-film barat. Mendengarkan lagu, dan membuat mixtape. Membaca rubik zodiak di majalah atau di internet.
Hal yang disukai: Peace lily peliharaannya. Membaca katalog tentang merawat dan memelihara tanaman. Menonton food channel, lalu praktek sambil mendengarkan lagu; suatu hal yang sesungguhnya rugi sebab dia kesulitan untuk fokus. Ramalan bintangnya sedang bagus.
Hal yang tidak disukai/ditakuti/dibenci: Mencuci peralatan bekas memasak. Bangun pagi, apalagi saat weekend. Pulang terlalu malam dan harus jalan kaki sendirian.
Deskripsi sifat karakter: Responsif dan pintar menempatkan diri. Haera bisa diibaratkan seperti sebuah pintu yang tak dikunci, hanya saja pintu tersebut terlalu berat untuk dibuka. Kadang-kadang dia berbohong.


BACKGROUND INTERVIEW


"Ceritakan tentang keadaan keluarga anda, tentang orang tua ataupun saudara. Dengan siapa anda tinggal saat ini?"

“Hmm,” dari mana aku harus memulai? “Aku tinggal seorang diri, di apartemen yang kusewa di pinggir kota Seoul. Kebetulan tempat itu juga dekat dengan kampusku.”

Tuk, tuk, tuk. Telunjuk Shon Haera mengetuk-ngetuk lengan kursi. Matanya menatap ujung sepatu converse klasik yang dia pakai—berpikir apakah dia ingin menceritakan ini pada orang lain. Tapi, apa untungnya untuk orang itu? Apa untungnya bagi Haera? Lantas, bola mata gadis itu bergulir menatap sang pewawancara. Tepat di matanya. “Ibuku, dia bekerja di luar kota. Ayahku pergi meninggalkan kami ketika aku masih kecil. Tak ada yang spesial,” rambut pendeknya menyapu pipi dengan lembut tatkala Haera menggelengkan kepala, “kami berhasil melewati masa-masa sulit itu. Aku pun sudah lupa seperti apa wajah Ayahku.”

Tapi, Haera menambahkan dalam hati. Hubunganku dengan Eomma juga tak bisa dibilang baik.

"Sekarang tentang masa kecil. Bagaimana dengan masa lalu anda? Ada yang menyenangkan atau tidak menyenangkan?"

“Aku tak terlalu ingat tentang Ayahku. Semenjak dia pergi, Ibuku juga tak banyak membicarakan pria itu. Yang pasti kuingat,” hmm, “jika ada yang bertanya tentangnya, Ibuku selalu bilang bahwa dia meninggal. Karena kecelakaan.”

`Aku tak ingin orang lain tahu dia meninggalkanku. Meninggalkan kita. Tidak juga kami bercerai! Itu memalukan.` Hari itu dua puluh Desember paling dingin yang Haera ingat. Dan mata Ibunya. Terlebih sorot di mata Ibunya yang menanyakan mengapa ini terjadi kepadanya dan apa salah dirinya sampai dirinya ditinggalkan? Jadilah, Shon Sekyung, nama Ibunya, menceritakan banyak sekali kebohongan pada orang-orang—salah satu hal yang Haera tak sukai dari Ibunya.

“Ibuku, dia wanita yang luar biasa. Mengajarkanku bagaimana bertahan hidup dan tak mudah menyerah dengan keadaan.” Termasuk berbohong? Ya. Hal tersebut pulalah yang Haera pelajari. Jika tidak lebih mahir daripada gurunya sendiri.

"Orang seperti apa yang dapat membuat anda tertarik? Ceritakan tentang kehidupan cinta anda secara singkat."

“Orang yang… menarik perhatianku? Oh, itu” setelah dua pertanyaan pertama yang membuatnya berpikir keras “itu pertanyaan yang tak terpikirkan apa jawabannya. Aku,” Shon Haera menggeleng, “belum pernah benar-benar jatuh cinta. Kurasa. Ya, aku pernah berkencan dengan beberapa pria, tapi hanya sebatas itu. Status, barangkali? Atau sebab aku—tak ingin sendiri.”

Atau, ujar Haera dalam hati, karena aku butuh uang. Karena mereka butuh pertolonganku. Nah, biar gadis itu beri tahu. Dia pernah menerima imbalan untuk sebuah kencan. Semua berawal dari teman di kampusnya dikejar-kejar dengan pertanyaan kapan pemuda itu punya pacar oleh keluarganya? Kemudian karena `pekerjaan` tersebut semacam easy money untuk Haera, dia melakukannya lagi. Itu, terjadi begitu saja. Sampai sebuah kejadian tak menyenangkan akhirnya Haera alami. Butuh waktu cukup lama bagi si gadis untuk benar-benar berhenti mencari uang dari apa yang dilakukannya. Menyesal? Ah, entahlah.

Apa yang pernah dia lakukan, tetap saja membantu si gadis bertahan hidup.

"Saat ini anda bekerja sebagai apa? Bagaimana dengan prestasi anda di sekolah/tempat kerja anda?"

“Aku bekerja di salah satu stasiun radio swasta di Seoul. Sebagai seorang DJ.” jawab Haera. Gadis itu tersenyum kecil. Mata cokelat jernihnya berkilat, pongah. “Ini sudah kulakukan sejak lama. Maksudku, menjadi DJ. Semuanya berawal dari tawaran seorang kolega. Senior, tepatnya. Dia menawariku untuk ikut audisi menjadi DJ di radio kampus. Dan, seperti yang telah kuprediksikan: Shon Haera lolos audisi.”

"Apa keinginan anda yang paling dalam? Apakah memiliki cita-cita, atau kehidupan yang sekarang saja sudah cukup bagi anda? Silakan jelaskan."

Keinginannya yang paling dalam? Oh, sebenarnya—ini jawaban yang sederhana saja. Haera menjawabnya, dengan sangat ringan. Dan, dibumbui humor.

“Aku ingin kaya. Tak perlu lagi mengkhawatirkan uang ketika ingin membeli ini-itu.”


ROLEPLAYING SAMPLE

“Tiga menit.” kata Seonah. “Waktumu tiga menit untuk cuci muka. Bicaramu tadi melantur!”

Perempuan yang rambutnya dicat pirang itu mengangguk. Dia melepaskan headphone di kepalanya dengan wajah lesu, lalu meninggalkan studio.

“Anak baru,” decak Yeon Seonah. Mata Shon Haera yang semula mengikuti Kim Yeejin menghilang ke balik pintu kini bergulir menatap produsernya. “Dia harus tahu cara mainnya di sini. Waktu on air boleh-boleh saja bercanda, tapi tidak ngawur terlalu jauh juga.”

Haera tidak mengatakan apa-apa, dia cuma tersenyum singkat. Anak baru itu, Kim Yeejin, kebetulan mengalami mini shock tatkala mendapati Seonah—rupanya—lebih tegas daripada apa yang wanita tersebut tunjukkan di permukaan. Yeejin mengingatkannya pada minggu-minggu pertama Haera bekerja di stasiun radio tersebut dan berada satu tim dengan Seonah, bahwa gadis dengan rambut pendek ini pernah sebal pada produsernya sampai-sampai mendoakan Yeon Seonah perutnya makin buncit ketika dia makin tua kelak. Tetapi, setelah benar-benar mengenal wanita itu, Haera merasa bersalah pernah berpikir buruk tentangnya.

Seonah memeriksa jam di pergelangan tangannya. Yeejin kembali ke dalam ruangan tepat waktu (syukurlah) kemudian langsung memakai headphonenya, dan kembali berceloteh riang tepat ketika lampu merah aba-aba menyala di kepala pintu.

Itu pukul tujuh sore di penghujung hari suatu musim gugur. Empat belas Oktober dan hujan mengguyur langit Seoul nyaris seharian—hari itu, bertepatan dengan hari ulang tahun Eomma. Tapi dia sudah dua bulan tak berkomunikasi dengan Ibunya. Sebab satu dan dua hal, mereka kembali berselisih.

“...ra? Haera-yah? Berhenti melamun.” Ctik! Ctik! “Sebaiknya kamu bersiap. Setelah ini giliranmu on air di program selanjutnya.”

Yeon Seonah menjentik-jentikkan jarinya keras. Tak sabaran.

...yah,

benar...

Terkadang, Haera masih mendoakan produsernya berperut makin buncit saat dia makin tua.

This post has been edited by Shon Haera: Mar 19 2018, 09:51 PM

--------------------
i was never a gentle child;
with bruises that never bloomed on skin i was the tip of an iceberg, and my roots dragged deep along the ocean floor til you could hear the eerie echoes of me for miles. ©



PM
^
♔Lee Hyejin
 Posted: Mar 21 2018, 10:02 PM
Quote
send pm // Offline
11 posts
35 years old
apa ya? Coba tebak
ID:
happily in love
Off Duty

110 points
Awards: None


user posted image
PM
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.